Memahami MDF, RK, FP, BF, DP dan DW


Untuk menyambungkan atau men-deliver service kepada pelanggan, telkom memiliki Jaringan Akses atau Jaringan Transport. Mediumnya melalui jalur fisik (coaxial cable & Fiber) dan jalur non-fisik (radio terestrial/micowave & satelit). Nah, kali ini yang akan saya bahas adalah jaringan akses melalui jalur fisik sampai ke end-user. Untuk lebih memudahkan mari kita lihat diagramnya :

MDF = Main Distribution Frame
MF = Main Feeder = Kabel primer
FP = Feeder point = Cross connect point = Rumah kabel
BF = Branch feeder = Kabel sekunder
DP = Distribution point
DW = Drop wire = kabel ke pelanggan
DC = Distribution cable

Penjelasan :

* Main Feeder(MF) / Kabel Primer adalah kabel terbesar yang digunakan dalam local loop, biasanya terdiri dari 3600 pair kabel.  Kabel primer keluar dari sentral menuju ke rumah kabel,
biasanya dihubungkan melalui kabel bawah tanah dan
terhubung dengan panel – panel yang ada di bagian bawah
rumah kabel.
* Kapasitas dari semua rumah kabel yang
dikeluarkan oleh PT. Telkom sama. Untuk
rumah kabel dengan satu pintu memiliki
kapasitas 1200 pair sedangkan rumah kabel
dengan dua pintu memiliki kapasitas 2400
pair.
* Branch Feeder(BF) / Kabel Sekunder adalah versi kecil dari kabel
primer. Kabel ini lebih sedikit kapasitasnya dibandingkan
dengan kabel primer. Kabel ini menghubungkan rumah kabel
yang satu dengan yang lain
* Distribution Cable adalah Kabel yang menghubungkan rumah
kabel(RK) dengan kotak DP (Distribution Point)

Struktur Umum :

Bentuk Fisik

* Rumah Kabel (RK) / Feeder Point / Cross Connect Point

Huruf terakhir menyatakan posisi Rumah Kabel terhadap sentral. Kode A-Z, semakin mendekati Z berarti posisi RK semakin dekat ke sentral, begitu juga sebaliknya semakin mendekati A berarti posisi RK menjauhi sentral.

Pada kondisi tertentu rumah kabel menggunakan Fiber optic sebagai jalur komunikasi data, biasanya rumah kabel jenis ini digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar atau pada perumahaan elit. Tujuannya adalah agar proses komunikasi data berjalan lebih cepat daripada menggunakan kabel coaxial, rumah kabel ini disediakan berdasarkan pemesanan, jadi apabila tidak ada pemesanan, pihak TELKOM tidak akan menyediakannya.

* Distribution Point (DP)

Posisi Menentukan Prestasi

Semakin dekat posisi anda dengan RK, semakin baik. Apalagi posisi RK dekat dengan STO, ini lebih baik lagi. Teknologi ADSL memiliki keterbatasan jarak tidak bisa terlalu jauh dari sentral. Jika kondisi jaringan baik, maka koneksi telepon/speedy/IPTV anda akan berjalan mulus (kecuali kalo ada hangguan masal dari pusat).

sumber : http://kei-kai.blogspot.com/2009/11/memahami-mdf-rk-fp-bf-dp-dan-dw.html

~ oleh primamoklet pada Februari 10, 2010.

22 Tanggapan to “Memahami MDF, RK, FP, BF, DP dan DW”

  1. thanks yaaa….

  2. mz saya mw tny bagian2 FDF ntu ap aj???
    n kapasitas`a brp2???

    • @mas bowo: maksudnya MDF (Main Division Frame) n mdf sendiri itu gag ada bagiannya, namun kerjanya sangat berkaitan dengan sektor dan pekerj lapangan. karena MDF sendiri bertugas sebagai penghubung utama dari sentral (penyedia layanan) menuju pelanggan. dan kapasitas MDF tiap” kantor berbeda. Kalau STO kecamatan biasanya sedikit dan kalau Kandatel biasanya banyak. dan d t4 saya di telkom surabaya barat kapasitasnya 16.000 pelanggan untuk seluruh wilayah surabaya barat dan yang sudah terisi masih 10.000 pelanggan…. ^^,

  3. preeeeeeeeeeeeeettttt

  4. seBntar lgi MDF moe di Hlangin ox mas,,,,cz media transmisiNa moe d
    gNti Mnggunakan FO,,,jadi ya dr sentral lngsng meNuju RK,,,,

    • klo emang bener c gpp, asal data yang k peroleh bener, n apa mungkin telkom mencabut akar yang sudah ditanam lwt chumbernya… n mlah abis ney fix phone emang bakal di lewatin intenet,,, jadi d balik….. ^^,

  5. Memang kabel DW itu yang paling bagu apa yach? dari ibrahim

  6. bagus cuman agx ngaco ..

    • mav sebelumnya kalo postingan ini jelek, n kalau boleh tanya, yang d maksud “agak ngaco” yang bagian mana y,, mohon d perjelas

  7. bagus lah siip ..

  8. sipp lahh wokeeee ..

  9. ohh gx ppa ..
    saya tadi keliru ..
    kan saya lagi pkl ia pak di pt telkom ..
    saya nanya sama pebibimbing pak ..
    apa kah bener dari Rk ke Rk mengguakan kabel sekunder ..
    ternyata dari telkom tempat saya pkl ..
    dari rk itu langsung ke DP gak ada yang ke ke rk ..
    dari sentral masuk ke rk langsung ke dp ..
    maap ia pak dah salah tadi ..
    maap banget ..
    kalauu bisa saya ingin belajar banyak dari bapak ..
    mohon kerja sama nya ..

    • memang klo antar RK itu tdk terhubung melainkan RK itu terhubung k MDF, dan Dari RK langsung menuju DP (Drop Point). Jadi dari Sentral itu masuk ke MDF terlebih dahulu, dan dari MDF itu baru menuju RK, dan dari RK itu di salurkan ke DP, jadi Setiap RK tidak terhubung langsung namun semua terhubung ke MDF. dan dapat d buat asumsi dari sentral keluar 1000saluran menuju k MDF dan d MDF dipecah 200 saluran pertama masuk ke RK-1, dan 100 saluran ke RK-2, dan 300saluran ke RK-3, dan 500 saluran ke RK-4. Dan dari RK-1 itu meuju DP masing”. Begitu juga dengan RK yang lain.

  10. ADa yang mau duplikat Kunci RK….? Khusus Buat Teknisi TELKOM / Speedy yang Nge-Jumper….

  11. pak mau tnya’ …..
    pda RK, DP, KTB, ROSET and PSWT TELPON tu arusnya apa**
    aja yaa..???

    • Mav sebelumnya yg d maksud dari arusnya apa saja itu apa jenis arusnya.
      Kalau memang iya, dalam sistem telekomunikasi dalam hal ini wired line, dari MDF ke RK, ke DP, KTB dan sampai ke pesawat telp, arus yg mengalir itu adalah arus DC lemah, karena semua perangkat tlkomunikasi kebanyakan dan mayoritas memakai arus DC, dan mungkin kita sering menyebut kata jalur primer dan jalur sekunder.
      Jalur primer itu adlh jalur dari MDF ke RK, dan dari RK ke KTB ataupun ke DP dan sampai pelanggan itu biasa d sebut jalur sekunder.

  12. penjelasannya bagus pak,,,mau nanya kira2 jarak yang dari sentral ke rumah pelanggan yang paling efisien untuk jaringan adsl dan ip tv….?

    • Untuk jarak itu relatif pak, mungkin itu jawaban yang sangat umum. Karena jarak dri Central/MDF ke pelanggan itu banyak faktor x, yaitu bisa keadaan lingkungan d sekitar kabel tanah, lalu kondisi kabel yg d tarik ke pelanggan dari DP, oleh karena itu sebelum melakukan sambungan baru maka perlu d test terlebih dahulu saluran tersebut, *dalam hal ini saya mengetest menggunakan alat bernama “sulim” yg sudah terpasang di mdf* dengan menggunakan alat ini harus d tes kondisi pair A dan pair B nilai harus bagus 10^6, lalu tegangan asing harus 0 untuk jalur non pstn saja. Kalau utk pstn saja ada toleransi 0,5 , dan apabila TA(tegangan asing) lebih dari standart maka jalur bisa d katakan rusak dan apabila d paksa maka akan yerjadi banyak troble.

  13. thanks ya🙂 share ilmu nya ya guys ,, ::))

  14. nama box pada MDF apa??

  15. mas saya algi training nih di telkom jaktim bagian pekera lapangan
    share ilmu nya dong mas di sini saya butuh bgt nih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: