Banjir Bandang Terjang Malang


MALANG, KOMPAS.com – Banjir bandang menerjang wilayah Kecamatan Pujon Kabupaten Malang, Rabu (24/2/2010) sekitar pukul 16.00 WIB. Setidaknya sepuluh rumah rusak berat akibat terendam air bah, dan lima pengguna jalan menjadi korban.

Banjir bandang melanda Kali Konto wilayah Pujon, tepatnya sepanjang wilayah Mantung hingga Ngeprih (lebih kurang lima kilometer). Banjir terjadi setelah wilayah Malang Raya diguyur hujan deras di sore hari.

Air bah menggenangi sejumlah wilayah di sepanjang daerah tersebut. Akibatnya, rumah-rumah yang berada di tepian Sungai Konto tergenang. Sebanyak tujuh rumah di Dukuh Kedungrejo Desa Sukomulyo Kecamatan Pujon rusak berat akibat banjir tersebut. Sedangkan tiga rumah yang juga rusak berat lainnya berlokasi di Dukuh Tretes Desa Bendosari Kecamatan Pujon.

Kepala Seksi Sandi dan Telekomunikasi Pemkab Malang, Bagyo Setiyono menuturkan bahwa akibat banjir itu juga merusakkan jembatan bailey sebagai pengganti Jembatan Ngeprih di Dusun Ngeprih, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, yang ambles pertengahan Januari 2010.

“Akibatnya untuk sementara waktu memang hanya kendaraan kecil seperti sepeda motor yang diizinkan melintasi jembatan itu. Untuk jenis kendaraan besar masih ditahan dahulu, menunggu pengecekan petugas Balai Besar Binamarga Provinsi Jatim yang kini tengah berusaha mengecek kondisi jembatan,” ujar Bagyo.

Korban

Selain merusak rumah dan jembatan, banjir bandang tersebut juga menyebabkan empat orang pengguna jalan di sekitar Kali Konto antara wilayah Mantung hingga Ngeprih hanyut. “Yang jelas keempatnya bukan warga sekitar, kemungkinan pengguna jalan yang tercebut saat berusaha melintasi Kali Konto. Satu orang sudah ditemukan dalam kondisi tewas, lainnya belum ditemukan. Identitas mereka semua hingga kini belum diketahui,” ujar Bagyo.

Korban tewas bukan hanya bagi pengguna jalan yang melintas di sekitar Kali Konto. Seorang pengendara motor pun tewas seketika setelah tertimpa pohon besar di 500 meter setelah Dusun Ngeprih arah Ngantang.

Akibat kejadian ini, kondisi arus lalu lintas di sepanjang Pujon padat merayap. Hanya kendaraan-kendaraan kecil yang bisa lewat. Sedangkan kendaraan besar masih ditahan hingga menunggu verifikasi tingkat keamanan Jembatan Ngeprih dari petugas Balai Besar Binamarga Provinsi Jatim.

sumber :http://regional.kompas.com/read/2010/02/24/20022326/Banjir.Bandang.Terjang.Malang.

~ oleh primamoklet pada Februari 24, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: