CEDERA / KEMATIAN KARENA LISTRIK


Apakah tiga istilah dasar dalam kelistrikan?

  1. Arus
  2. Tegangan
  3. Tahanan

Listrik yang mengalir pada sebuah sirkit dapat diumpamakan seperti aliran air dalam pipa.

  1. 1. Arus bisa dianggap jumlah VOLUME air yang mengalir melewati sebuah titik dalam jangka waktu yang ditentukan. Arus listrik diukur dalam satuan AMPERE.
  2. 2. Tegangan bisa dianggap sebagai tekanan dalam suatu jalur pipa, dan diukur dalam VOLT.
  3. 3. Tahanan adalah setiap keadaan yang memperlambat aliran seperti sebuah pipa air yang makin sempit makin besar hambatannya. Tahanan listrik diukur dalam satuan OHM.

Bagaimana Listrik membunuh?

Kematian (atau cedera) bisa diakibatkan oleh pengaruh-pengaruh arus listrik pada tubuh dengan cara berikut:

  1. Kontraksi pada otot-otot dada mengganggu pernafasan dan menyebabkan pernafasan terhenti.
  2. Kelumpuhan sementara pusat syaraf menyebabkan kegagalan pernafasan.
  3. Gangguan terhadap denyut normal jantung, menyebabkan kelainan kerja jantung (kontraksi yang tidak normal pada otot-otot jantung).
  4. Gerakan jantung tertahan karena kontraksi otot.
  5. Pendarahan dan kerusakan jaringan, syaraf-syaraf dan otot-otot akibat panas arus yang tinggi.
  6. Cedera sekunder seperti jatuh dari tangga, jatuh ke mesin dan sebagainya.

Apakah peralatan perlindungan arus pentanahan dan bagaimana cara kerjanya?

Istilah teknik yang tepat untuk peralatan ini adalah: “residual current device”.

Peralatan perlindungan bocoran arus pentanahan biasanya dibuat berupa sirkit atau mungkin dalam bentuk sebuah unit portabel. Peralatan itu dihubungkan sedemikian rupa agar terletak di antara pasok listrik dan perkakas listrik portabel. Peralatan itu dirancang agar bocoran arus ke tanah pada perkakas segera terdeteksi dan aliran arus terputus secara otomatis. Unit-unit seperti itu harus dilengkapi dengan sebuah kabel pentanahan.

Peralatan-peralatan perlindungan bocoran arus pentanahan harus diperiksa secara berkala guna memastikan bahwa peralatan tersebut berfungsi sesuai dengan standar yang ditetapkan. Pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan menggunakan suatu tester yang sensitif. Peralatan disetel agar trip pada ±30mA. Catatan hasil pemeriksaan ini dapat disimpan dalam sebuah register.

Apakah pemeriksaan keselamatan kerja pada peralatan listrik portable yang harus dilaksanakan oleh tukang listrik?

Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilaksanakan sebelum mengalirkan arus:

  1. Periksa apakah mesin itu mempunyai kabel tiga inti, jika tidak maka disain kabel adalah berisolasi ganda.
  2. Periksa apakah kabel pentanahan (hijau/kuning) disambungkan ke pen pentanahan pada steker dan kabel dibiarkan kendor untuk memastikan bahwa kabel itu terlepas paling akhir jika kabel-kabel tertarik dari steker.
  3. Periksa apakah kabel pentanahan tersambung dengan baik ke bodi perkakas. Ketentuan ini tidak berlaku untuk peralatan berisolasi ganda karena peralatan itu tidak mempunyai kabel pentanahan.
  4. Periksa apakah kabel ‘hidup’ atau aktif (coklat atau hitam atau merah) disambungkan ke terminal yang benar pada steker. Ini akan memastikan bahwa arus listrik mengalir langsung ke sakelar operasi.
  5. Meskipun desain perkakas mungkin berisolasi ganda, demi keselamatan kerja pastikan bahwa pasokan listrik dilengkapi dengan perlindungan bocoran arus pentanahan.
  6. Jangan sekali-kali mencoba menyambung kabel peralatan listrik apa saja. Mintalah tukang listrik untuk melakukannya untuk Anda.

Aturan-aturan apa yang harus dibuat untuk pemeliharaan peralatan listrik portabel termasuk kabel-kabel penyambung?

Semua peralatan listrik portabel yang digunakan oleh personil akan diperiksa dan dipasangi tag oleh seseorang tukang listrik setiap 3 bulan.

Inspeksi-inspeksi harus mengenali jenis-jenis kerusakan dan cacat seperti berikut:

  1. Sambungan-sambungan yang kendor.
  2. Isolasi-isolasi yang retak atau robek.
  3. Kelanjutan hubungan pentanahan.
  4. Sakelar-sakelar yang berada dalam keadaan buruk.
  5. Sambungan-sambungan pada kabel-kabel yang fleksibel.
  6. Pemasangan kutub yang benar.

Arikel ini di buat oleh : Prima Bagus Prasetyo  https://primamoklet.wordpress.com

Jurusan Teknik Telekomunikasi Politeknik Negeri Malang sebagai tugas K3

~ oleh primamoklet pada Juli 22, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: