Festival Kopi Malang 2012


Nampang dulu di depan My Kopi O!

Bersatu kita ngopi“, mungkin itu slogan yang ramai – ramai kita ucapkan saat berkumpul bersama sahabat kita. Kegiatan yang baru di Kota yang dingin ini, sangatlah dinanti oleh banyak warga kota ini, bahkan dari beberapa kota tetanggapun sangat antusias dengan kegiatan ini. Mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, maupun tua muda semua berkumpul dalam 3 hari, yang dilaksanakan mulai dari tanggal 28 – 30 September 2012 ini. Slogan bersatu kita ngopi sangatlah cocok kita pergunakan dengan melihat semua aktifitas yang ada di lokasi acara festival kopi malang ini.

Pengunjung yang datang ke festival kopi ini memiliki alasan sendiri – sendiri, mulai dari penasaran ingin tahu, ada yang penyuka kopi, sampai ada yg ingin bertemu dengan idolanya sang maestro kopi indonesia, yaitu mas Adi W. Taroepratjeka ato yang suka dengan media sosial twitter tidak asing dengan akun @peminumkopi . Dan tidak ketinggalan juga pak Surip Mawardi yang notabene adalah seorang peneliti kopi di Indonesia. Wah panitia festival kopi ini sangatlah memanjakan pengunjung festival kopi malang ini sampai mendatangkan salah satu peneliti kopi yang ada di indonesia. Mungkin dalam benak sahabat @kuliner_ yang awam dalam dunia kopi bertanya siapa sih pak surip ini. Oke deh saya beri intermezo dulu sekilas tentang beliau, memiliki nama lengkap dengan gelar yaitu Bapak Ir. Dr. Surip Mawardi, S.U. telah mengabdikandirinya di Badan Litbang Perkebunan,  Kementrian Pertanian – Republik Indonesia dengan jabatan Peneliti Utama. Beliau juga mengemban jabatan Ketua Kelompok Peneliti Pemuliaan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Meskipun kesibukan beliau di kelompok peneliti, beliau juga menyempatkan aktif juga dalam penelitian dan pengembangan agribisnis kopi arabika di Kintamani (Bali) dan kopi robusta di Tirtoyudo (Malang). Makanya ayo warga Malang harusnya lebih kenal ya dengan beliau ini😀 .

Kembali lagi ke Festival Kopi Malang 2012 yang mungkin sudah berlalu beberapa hari kemarin (dihitung dari saat menulis 1 Okt 2012) , maybe feskop kali ini sangat meriah dan ramai. Meskipun para exebitor yang diundang masih terbatas dan belum semua bisa datang. Exebitor yang datang yaitu dari My Kopi O! , Roolas Coffee & Tea, Toffin – Jakarta (dilihat dari neon boxnya), ada Kopi Singa, DNA Coffee, Kopi Bledek (Luwak Bandung), Musang Lovers Tulung Agung (yang bawa luwak hidup), Kopi Bondowoso, Kopi Nusa Tenggara Barat ( hadir hari ke-2 dan ke-3), dan gak ketinggalan exebitor dari kota Malang hadir Sensa Coffee dan Coffee Story Malang. Mungkin masih banyak lagi tempat kopi yang belum tersebut.   

        

Stand Coffee Shop Toffin Jakarta dan Coffee Story Malang

Kegiatan yang di adakan di Wilayah Malang Kota Bagian Utara ini ( Plataran Plaza Araya). Mungkin dipilih karena banyak faktor. Lokasi ini sangatlah dengat dan mungkin bisa dibilang bersebelahan dengan Terminal Arjosari yang berjarak 500m, dan lokasi juga ada di jalur jalan propinsi. dan untuk jalur Kereta pun jarak tidak terlalu Jauh cukum dengan naik angkutan umum selama 15 – 20 menit sudah bisa sampai di lokasi festival kop ini dari stasuin Kereta Kota Baru Malang. Jadi buat sahabat @kuliner_ yang ada di malang inijawabannya, yang kemarin sempat mengeluh kenapa kok gak di tengah kota.

Festival yang disediakan bagi siapa saja pecinta kopi, penikmat, atau yang just say hello ini diberikan secara FREE alias Gratis… hmmm. spesial banget ya panitia ini, sudah exibitornya yang berkualitas free lagi enterymya.  Pintu masuk di design dengan backdrop festival kopi malang 2012 dan juga ada tumpukan karung –  karung goni yang disimbolkan seperti karung berisi kopi dan juga bambu yang masih utuh dengan daunnya, menjadikan pengunjung diberi ucapan selamat datang yang meriah. Bagi yang hobi foto, pasti tidak ketinggalan untuk foto dengan spot pintu masuk ini.  Setelah melewati pintu masuk ini ada tendadari MNC Group dan di depannya tenda dari Rokok yang menjadi sponsorship kegiatan ini baru kita akan menemui tenda Panitia dan pusat informasi. Bagi yang ingim membelikan oleh – oleh berupa kaos dengan gambar festival kopi malang 2012, panitia menyediakan dengan harga yang murah cukup dengan 75rb. kemudian kita berjalan lagi kita akan menemui stand dari My Kopi O! yang hmm. antriannya lumayan panjang. Dilokasi ini My Kopi O! menyediakan menu kopi tarik, tek tarik, dan berbagai macam capucino, latte dan juga beberama makanan seperti sandwich. Untuk Kopi Single Originnya My Kopi O! memiliki stand berukuran 2x2m yang tersendiri.  Oke kita bergeser dahulu, nanti akan saya ulas lagi tentang My Kopi O! dan bercengkrama dengan Barista dan Roasternya.

Kopi Lampung dari My Kopi O!

Next ada stand dari Rolas Coffee & Tea. Stand Rolas ini sedikit sepi, hmmm.. kenapa ya padahal rolas coffee & tea ini adalah produk hilir dari PTPN yang ada di jawa timur. Sudah lah mungkin menu yang di berikan dianggap biasa oleh pengunjung, jadi yang datang hanya yang sudah tahu kualitas rolas ini. Next stand adalah coffee shop favorit kita semua.. yups bener Coffee Story Malang yang setiap harinya ada di Jl. Kawi Atas 23 ini di depan ada sebuah mesin roasting coffee yang dioperasionalkan sewaktu – waktu. Jadi, pengunjung bisa tahu tentang roasting coffee dan bertanya langsung pada Raoasternya. Dibelakang Mesin ini sibuk para barista dan server melayani pesanan capucino dan latte original. Dan yang spesial dari Coffee Story ini menyediakan kurang lebih sepuluh jenis kopi daerah yang ada di Indonesia ini dengan harga 15rb dan untuk kopi luwaknya hanya dengan harga 40rb. untuk kopi Single Origin ini, CS sebutan Coffee Story menyediakan dengan berbagai metode, mulai dari yang paling sederhana yaitu model tubruk, lalu ada Pour Over, Aero Press, French Press, sampai dengan Shyphon di sajikan di stand ini sambil pengunjung bisa bertanya tentang rasa yang di timbulkan dari masing – masing matode yang ada. Saya di stand ini melepas dengan memesan Gayo Coffee, yaitu kopi dari daerah Aceh. Di stand inipengunjung yang memesan juga panjang antriannya. So.. mesti sabar buat mendapatkan minuman kesuakaannya.

Stand berikutnya yaitu Toffin. pasti langsung teriak lagi, “Apa toffin..???”, yups bener banget Toffin, nama ini saya lihat dari noen boxnya berasal dari jakarta. Eiits.. meskipun terdengar asing ditelinga kita. Toffin ini sudah mendunia lho…. hehe. kopi yang di bawa pun adalah brang internasional yang berasal dari Italia yang notabene adalah asal dari penikmat kopi di Dunia. merk yang dibawa yaitu Zicaffe. produk ini gak kalah deh dengan kopi itali lainnya seperti “Illy”. Toffin ini memang sedikit unik dan berbeda dengan stand yang lain. Selain menyediakan kopinya mereka juga membawa produk yaitu syirup yang berasa seperti caramel, Vanilla, white chocolate, dan masih banyak lagi…. klo di lihat dari kemasannya sih kualitas gak perlu diragukan lagi…  ehhh lagi keasikan dengan stand – stand yang ada hampir lupa dan ketinggalan dengan yang ada di panggung. Ada 2 narasumber yang diatas sudah saya sebutkan sedang talkshow dan bercerita banyak semua tentang kopi.

Nampang Dulu bareng Mas Adi W. Taroepratjeka

Setelah talkshow selesai, wuzz.. para pengunjung langsung mengerubuti mas Adi untuk minta berfoto… namun itu tidak berlangsung lama, karena mas adi pun masih bisa berjalan – jalan. mungkin ada beberapa yang ingin share pengalaman tentang kopi. Dengan waktu yang tambah malam dan di panggung ada jazzkustik, saya bersama mas Iwan Neiro, dan Mas Willy Sidewalk Coffee mendekati mas Adi. Saya melihat dari orang yang baru menegenal kopi dengan mengikuti pembicaraan para master kopi ini ternyata dunia kopi ini luas ya…. dan ada pertanyaan yang seru terlontar dari mas Adi W. Tatoepratjeka , ” Apa sih yang bikin di Kota malang ini sangat suka dengan Kopi dan banyak banget tempat ngopi?”. Dalam pembicaraan yang santai ini mas adi pun bercerita tentang kegiatan yang dilakukan mulai dari datang di kota malang ini. Mulai dari ngangkot kemana – mana untuk mencari beberapa tempat makan yang sederhana namun rasa enak, seperti Nasi Buk khas Madura, dan ketika siangnya mau ke Java Dencer Coffee dari Stasiun Kota Baru yang ditolak sama pengemudinya yang bikin geleng – geleng mas adi, “Kok ada ya angkot yang sopan dan sampai menolak penumpang karena alasan jarak yang dekat”.

~ oleh primamoklet pada Oktober 1, 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: