Si “Hitam Manis” ala @KopiTareeeeek

•Juli 14, 2012 • 1 Komentar

Si Hitam manis ini ga bakal sendirian, hayo temen –  temen kuiner bisa tebak ga ini apa yang bakalan saya ulas, lokasinnya pun pasti banyak temen – temen yang tahu jalan Sigura – gura Kota malang. Oke deh langsung saya saya akan menuju ke Kedai Kopi yang beda dengan tempat ngopi yang merebak di kota malang. Kedai “Kopi Tareeeeek” yang baru sekitar kurang lebih tiga minggu kemarin atau bisa dibilang tanggal 17 Juni 2012.

Mungkin sahabat @kuliner_ pada penasaran apa sih yang ada di kedai kopi tarik ini, kok bisa dibilang beda dari kedai – kedai yang lain. Kita mulai dari konsep yang di sajikan kopi tarik ini  cukup sederhana yaitu kedai dengan meja dan tempat duduk. Tempat dengan ukuran 8x6m, yang nyaman meskipun kadang suara bising jalan sigura – gura yang padat. Saat kita datang, kita akan disambut dengan Gambar Lingkaran “Aroma and Taste” di belakang meja coffee maker.

Di depan Gambar “Aroma and Taste”  berjajar rapi gelas plunger atau biasa disebut “planjer” dan cup untuk Pour Over Coffee ( penyajian kopi dengan menyaring ampas kopi) , dan tidak ketinggalan gelas dan cawan untuk vietnam drip. Lalu disebelah kirinya ada papan berisi menu – menu yang bisa dipesan, mulai dari harga Rp. 3.000,- sampai harga Rp. 8.000,- untuk minumannya. Dan untuk makanannya dari Rp. 4.000,- sampai Rp. 6.000,- . Cukup murah khan untuk kantong – kantong pelajar dan mahasiswa 🙂

Sebelum mengenal lebih dalam tentang siapa sih “si manis” ini, ayo kita kenalan dulu sama empunya, Bramanto yang biasa di panggil Mas Bram ini bersama 3 teman  yang notabene sama – sama penggila kopi (coffee lovers) yang memiliki sati visi yaitu ingin menyajikan berbagai macam jenis kopi kepada semua penyuka kopi. Tentunya rasakopi yang diutamakan. Meskipun berkedok kedai kopi, disini menyediakan beberapa jenis Single Origin (SO) lokal Indonesia dan beberapa Single Origin dari Luar. Kopi SO yang disajikan pun adalah kopi dengan jenis Arabica. Mulai dari Aceh Gayo, Bali Kintamani, Bali Cobra (Kopi Jenis Colombia Brazil yang di tanam di Bali), Toraja Kalosi, dan masih ada 4 jenis lain. Dan tidak ketinggalan Kopi SO dari Ethiopia Yirgacheffe, Guetamala SHB, Java Mocca, “dengan syarat untuk kopi SO luar ini saat stok ready saja ya “, kata Mas David. Ya jadi kira – kira ada 11 jenis kopi arabica **.

Sekarang kita kenalan dengan siapa sih “Si Hitam Manis” ini?… Yak, bener banget tebakan sahabat @kuliner_ , si hitam manis ini adalah menu andalan dari Kedai “Kopi Tareeeeek” . Sama dengan namanya menu andalannya yaitu kopi tarik, yaitu kopi susu yang disajikan dengan cara menuangkan dari cawan 1 ke cawan 2, begitu juga sebaliknya sampai mendapat campuran kopi susu yang pas. Itu tadi penjelasan tentang kopi tarik, lalu proses yang ada di kedai ini bagaimana? Kita bisa melihat langsung proses pebuatannya karena dapurnya ada di dekat meja pengunjung. Bahan Kopi yang di buat dasar Kopi tarin ini saat saya tanya, Mas Iwan pun menjawab itu adalah campuran kopi robusta pilihan dengan kopi arabica pilihan juga, saat didesak lagi masih sempat mengelak ituadalah kopi khas kita, klo kami sebut itu “kopi KOPTER” . Pada cawan 1 kopi KOPTER  ini diseduh dan disaring, lalu pada cawan 2 susu kental manis yang di pakai cap “Carnation” di taruh dengan takaran yang pas pada cawan 2. Setelah kedua cawan sudah siap, saatnya memulai membuat kopi tariknya dengan menuang dari cawan 1 ke cawan 2, dengan sedikit atraksi semakin tinggi menuang antar cawan dan seolah – olah air kopi ini ditarik. Kemudian  disajikan dalam cangkir yang sudah disiapkan.

Lho. lho. lho. ini kedai apa cafe sih, isi menu kopi yang disajikan dengan kualitas bagus gitu. Kedai “Kopi Tareeeeek” ini sengaja ingin memanjakan para penikmat kopi (rasa bintang 5), dengan harga yang bersahabat. Dan tidak menutup kemungkinan yang memang ingin belajar dan tanya tentang kopi, di kedai ini juga bisa saling share pengalaman.

Cuman di Kopi Tareeeeek anda  bisa bikin kopi, teh ataupun makanan sendiri yang pastinya membuat anda tersenyum. Tareeeeek sendiri minuman anda!!! – Bramanto (Mas Bram)

Peta Kopi Tareeeeek

Itu tadi sedikit cuplikan tentang @kopitareeeeek, sahabat kuliner masih penasaran bisa langsung menuju lokasi
Alamat : Jl. Sigura – gura 32A (daerah ITN Malang)
Twitter : @KopiTareeeeek

Salam Coffee, ^^,

Makan Mie Galau apa berarti lagi Galau

•Maret 30, 2012 • 5 Komentar

Hohoho, ketemu lagi ney sahabat @kuliner_ kali ini kita meluncur langsung ke daerah jalan mawar. Wahhh pasti sudah banyak ya yang sudah tau dan langsung menjawab. coba semua teriak kalau sudah tahu tempat yang akan kita tuju ini. 🙂 Yups bener banget tempat yang ada di Jalan Mawar Gg.IV nomor 20 ini adalah tempat yang akan kita tuju, tepatnya yaitu @MieGalau.

Peta Lokasi Mie Galau

Pertama mendengar nama tempat kuliner satu ini saya langsung berfikiran, namanya unik apa mengikuti kata “Galau” yang sedang in” dikalangan anak muda jaman sekarang *sekelumit pikiran saya yang tebayang setelah mendengar nama mie Galau* . Dari pada pusing – pusing memikirkannya saya mengajak team SabhatansaBIZ meluncur ke TKP #lho kok tempat kejadian perkara, itu hanya perumpamaan saja 🙂 Sebelum berangkat saya hanya berbekal alamat saja karena sebelumnya belum pernah mencoba, dan parahnya lagi alamat tersebut juga hasil mencari tahu dari teman – teman @sabhatansa .

Dalam perjalanan di jalan mawar ini saya sangat antusias sekali, bagaimana ya tempat ini.. Dan setelah ketemu di depan pintu gerbang ada spanduk besaar banget yang dipasang dan bertuiskan mie galau dan mangkuk besar. Dan untuk tempat sih memang simple dengan konsep tenda prisma *seperti tenda dealer motor waktu pameran* cuman ini tenda sendiri berwarna hijau dan juga terasan rumah yang digunakan untuk tempat makan dengan model lesehan, tetapi yang menggunakan tenda di sediakan meja dan kursi. Dan disekitar meja juga terdapat taman yang menjadi sekat antara tempat makan mie galau dengan rumah pemilik.

    
Tampilan Mie Galau dalam dua pilihan, Mie biasa dan Mie Hijau

Lanjutkan membaca ‘Makan Mie Galau apa berarti lagi Galau’

“BuJo” at New Place and New Concept

•Maret 28, 2012 • 2 Komentar

hai sahabat @kuliner_ kali ini saya bersama tim SabhatansaBIZ sedang berada di kawasan Jl. Soekarno Hatta Kota Malang. Jalan ini sangat terkenal oleh semua warga Malang, khususnya anak muda. Kebanyakan warga malang menyebut kawasan ini dengan nama “Suhat” mungkin karena menyebut kata sukarno hatta terlalu panjang jadi lebih enak bilang SuHat. Hmm, koq jadi ngomongin Suhat ya, apa hubungannya dengan judul diatas alias “BuJo” dengan “SuHat”???  Tenang sahabat @kuliner_ ada hubungannya koq ^^,

Pada hari ini tanggal 22 Maret 2012 Mie Buto Ijo yang asal mulanya ada di Jalan Sulfat (jl.Urea) ini memberi kabar membuka cabang baru yaitu di jalan Sukarno hatta. Tepatnya ada di Pujasera yang dulu terkenal dengan “Paparons Pizza”. Outlet inipun menurut info dari empunya @miebutoijo akan mulai buka pukul 15.00 . Ketika saya, @kuliner_ dan tim SabhatansaBIZ datang sekitar pukul 17.00. saya pun sedikit kaget, karena di cabang yang baru ini menyuguhkan konsep yang baru dan berbeda dengan tempat di sulfat. Secara kita langsung mebedakan dengan di Sulfat khan ini cabang, biasanya tempat dengan cabang akan membuat semiripmungkin dengan asalnya. Namun outlet cabang suhat ini terlihat berbeda dan sangat segar dengan tampilan tanpak depan terdapat potongan Gunungan* dan yang tidak ketinggalan Logo Mie BuJo tampak pada atas outlet ini. Hheehe pada penasaran ya dengan tampilannya ini nih…

Gambar Outlet SuHat Tampak Depan

mungkin langsung muncul pertanyaan koq buram,,, hehe iya itu hasil jepretan hape dan di kirim lewat dunia maya jadinya sedikit berkurang. Oke lets go kita kupas outlet si ijo ini. saat itu kami menjadi pelanggan pertama karena ternyata baru siap. Kami langsung memesan Bujo One 2, Bujo Two 2, dan Bujo Three 1,  dan gak ketinggalan pesan minumannya, Srikandi, Kendedes, Nyiroro Kidul. Wah ternyata pesanan kami banyak juga ya.. hehe 🙂 . By The Way  nama – nama minumannya kok unik gitu di ambil dari nama – nama kerajaan.. tapi klo penasaran dengan apa aja sih isi dibalik nama – nama minumannya.. cek di gambar d bawah ya…

Gambar Menu Minuman di Mie Buto Ijo

Lanjutkan membaca ‘“BuJo” at New Place and New Concept’

Perjalanan Kuliner “Part 1”

•Maret 11, 2012 • 2 Komentar

Hallo temen – temen semua sahabat @kuliner_ kita kembali ketempat “ngopi” yang menjadi tempat tujuan favorit kita di Golden Heritage Koffie untuk menikmati kopi yang memiliki aroma harum. Apa temen – temen bisa menebaknya… *di ulasan sebelumnya juga ada* malam ini tepetnya pukul 19.45 seteleh kuliner dari mie buto ijo bersama sahabat saya, nampaknya di perut ini koq masih belum penuh terisi. ƗƗɐ ƗƗɐ ƗƗɐ sepertinya efek seharian makan cma sedikit. Oke lupakan semuanya, kita konsen dengan menu kuliner kita malam ini hehe 🙂 . Mie buto ijo level 3 sudah di lahap terlebih dahulu, mi hijau yang cukup pedas ini #menurut lidah saya# dari cukup ramainya pengunjung di mie bujo saya dan sahabat menikmati mie tersebut dan di dampingi dengan “srikandi” yummy ƪ(˘ڡ˘)ʃ.

Dan tidak terasa makanan saya sudah habis lalu kami bergegas pulang, sahabat saya langsung pulang karena lelah setelah perjalanan dari surabaya. Namun saya memutuskan akan meneruskan perjalanan kuliner saya, mengingat perut bisa di bilang kenyang belum – tapi klo di bilang lapar juga enggak , serba repot ya. Dan saya langsung bergegas menuju my favourite coffee place GH-Koffie asseeekk.

GH ini adalah tempat ngopi yang memiliki konsep yang Heritage dengan music jazz. Hmmm semakin senang dengan tempat ini. Ketika saya meluncur ketempat ini dengan motor saya, nampaknya GH sedang sedikit sepi. Itu bisa dilihat dari parkiran yang ada di depan gedung ini. But all its ok, sedikit atau banyak pengunjung tempat ini tidak akan membuat penilaian saya berubah, karena tempat yang tenang dan music jazznya, setelah itu saya memesan menu coffee yang single origin aceh gayo dan menu pendamping yaitu pastel. Mungkin ada yang bertanya ” what menu di tempat itu ada makanan pastel” namun itulah GH yang menyediakan makanan yang sangat umum dan bisa tersedia di tempat cafe seperti ini.
Lanjutkan membaca ‘Perjalanan Kuliner “Part 1”’

Tips Aman Donor Darah

•Februari 12, 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

Banyak orang takut melakukan donor darah dengan bermacam alasan. Tapi dengan mengikuti beberapa saran sebelum, selama dan setelah donor darah maka bisa membantu membuat pengalaman donor darah menjadi aman dan menyenangkan.

Seperti dilansir dari International Committee of the Red Cross (ICRC), Senin (25/7/2011) ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar acara donor darah Anda menjadi lancar.

A. Sebelum melakukan donor

1. Jaga kadar zat besi yang sehat dalam makanan dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi, seperti bayam, daging merah, ikan, unggas, kacang-kacangan, sereal yang diperkaya zat besi dan kismis
2. Tidur malam yang baik.
3. Minum 16 ons air dan cairan tambahan sebelum donor.

Lanjutkan membaca ‘Tips Aman Donor Darah’

Uniknya “JOGER”

•Januari 21, 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

Halo temen – temen semua, kali ini saya akan langsung dech… Hehehe sepertinya ngebet banget ney.
Yups pada hari ini (hari Sabtu, 20 Januari 2012) dalam rangka kunjungan ke bali bersama rombongan Sabhatansa. Kita mengunjungi tempat produksi Kaos dan batik yang sudah menjadi ciri khas Bali. Yang muda – muda pasti sudah tau dan pasti suka, kita menuju “JOGER”.
Sebelumnya apa sudah ada yang tahu belun asal kata Joger itu darimana? . Ayo angkat tangan yang tahu!!!.. Asal kata Joger adalah persembahan dari Joseph Theodorus Wulianadi (Owner) untuk seseorang bernama Mr. Gerhard sehingga menjadi perpaduan antara 2 huruf nama depan saya JOseph Theodorus Wulianadi dengan 3 huruf nama depan teman kami Mr. GERhard Seeger*.

Sudah tahu kan sekarang, kita saatnya masuk ke Joger yang ada di daerah Bedugul. Perjalanan menuju ke daerah ini mungkin cukup panjang dan menuju ke dataran tinggi dari pada daerah Bali lainnya. “Lho kok Joger di Bedugul bukannya di Kuta ya” mungkin itu yang terbesit di pikiran temen – temen. Iya memang betul asal joger dari Jl. Raya Kuta. Dan membuka baru dengan nama “TEMAN JOGER” yang ada di Luwus, Bedugul.

Lanjutkan membaca ‘Uniknya “JOGER”’

 
%d blogger menyukai ini: